Posts

Showing posts with the label Jawa Barat

MAJLIS TARBIYATUL MUBTADIEN (MTM) PONDOK PESANTREN KEMPEK CIREBON

Image
Pondok Pesantren Kempek didirikan pada tahun 1908 oleh Mbah KH. Harun, putra pasangan KH. Abdul Jalil (Pekalongan) dengan Ny. Hj. Hafsah (Kedongdong). Nama Pesantren Kempek diambil dari nama desa Kempek kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon yang terletak dengan kota kecil Palimanan, kurang lebih 14 KM arah barat kota Cirebon. Beliau mengajarkan Nahwu dan Shorof serta kitab kuning lainya yang kelak menjadi kitab dasar yang wajib dipelajari oleh santrinya. Setelah 33 tahun menghabiskan waktu membangun dan mengembangkan Pondok Pesantren Kempek, KH. Harun wafat karena sesak pernafasan pada tanggal 23 Maret 1935. Kepemimpinan Pondok kemudian diteruskan oleh Putra dan menantu beliau, yaitu:  Logo MTM  Ponpes Kempek  1. KH. Yusuf Harun (Putra)  2. KH. Umar Sholeh (Putra)  3. KH. Manshur Zubair (Menantu)  4. KH. Zuhdi Ilyas, Surakarta Solo (Menantu)  5. K. Muslim Mukhtar  6. KH. Anwar Rofi'I, Plered (Menantua)  7. KH. Nashir A...

Pesantren Al-Asyikin II, Pejajaran Cicendo Bandung

Image
ilustrasi pesantren, image: humaspdg Terletak di Kelurahan Pejajaran, km sebelah utara kota kembang, Bandung, di jalan Pandu (kini Jalan Pesantren Wetan). Didirikan tahun 1912 oleh KH. Zarkasyi bin KH. Ahmad. Sudah beberapa kali pesantren ini mengalami pemugaran. Luas bangunannya pada tahun 1985, 250 m2 berdiri di atas tanah seluas 1,5 ha. Santrinya berjumlah 75 orang, 25 diantaranya putri. Sepeninggal Kyai Zarkasyi, pesantren diasuh oleh putra-putranya, KH. Syamsudin Thoha, KH. Burhanuddin, dan lain sebagainya. Sewaktu pesantren masih diasuh KH. Zarkasyi, pesantren mengalami perkembangan yang begitu pesat, hingga jumlah santrinya mencapai 500 orang lebih. Sepeninggalnya pesantren mengalami kemunduran. Di bawah kepemimpinan KH. Badrudin, pesantren ini nampak kembali mengalami kemajuan. Namun demikian, pengasuh masih mengalami adanya hambatan, terutama dalam hal mutu pendidikan pesantren yang harus berani bersaing. Sistem pendidikna klasikal samapai sekarang belum diterapkan. Santri did...

Pesantren Ahlusunnah Wal Jamaah, Menes, Pandeglang

Image
KH. Tb. Entol Ahmad Asrori Pesantren yang terletrak di desa Menes 40 Km sebelah utara kabupaten Pandeglang Jawa Barat ini didirikan oleh KH. Tubagus Entol Ahmad Asrori pada 11 Februari 1953. Kyai Ahmad alumni lembaga pendidikan Mathla'ul Anwar. Ia juga pernah mondok di pesantren Tebu Ireng, Jombang, sekitar tahun 1923. Usaha mendirikan pesantren ini berjalan lamban. Baru pada tahun 1966 berhasil mendurukan kamar pemondokan santri. Dibukanya sistem madrasi pada tahun 1964 agaknya berkaitan erat dengan melimpahnya santri di Lembaga Mathaliul Anwar Menes, sehingga tidak tertampung. Untuk menyalurkan hasrat mereka, pimpinan pesantren mendirikan madrasah Masalihul Ahyar. Pesantren ahlusunnah wal jama'ah menempati arela tanah seluas satu hektar. Sarana yang dimiliki antara lain sebuah masjid, 8 buah lokal madrasah dan 5 buah kamar santri. Bangunan madrasah digunakan bergantian untuk Ibtidaiyyah, Tsanawiyah, dan Aliyah. Tahun 1984 jumlah santrinya 205 orang, 100 putra dan 105 putri. S...

Pesantren A Baeli Putra, Tawang Indihiang Tasikmalaya

Image
Nama pesantren ini agak unik: “ABaeli Putra”. A Baeli adalah ayah dari Kyai A. Ridwanullah, BA, pendidipesantren yang samapai sekarang masih menjadi pengasuhnya. Kyai RidwanullahSarjana Muda Institute Islam Siliwangi (INISI) Bandung, yang dulu bernamaAkademi Pendidikan Rohani Islam Bandung (AKPRIBA). Ia juga pernah kuliah diPTDI Bandung dan belajar di beberapa pesantren, antara lain di Cintawa, diCiamis, dan di Garut. Pesantren A. Baeli Putra terletakdi tepi Gunung Galunggung. Tepatnya di jalan Cintamulya, Cipanas, Galunggung,Desa Tawang Banteng, Kecamatan Indihiang, 15 Km dari Tasikmalaya, Jawa Barat.Lokasi pesantren berdekatan dengan tempat rekreasi Cipanas Galunggung, sehinggasarana perhubungan ke pesantren cukup baik dan mudah. Didirikan 26 Juni 1967, bersamaandengan pembangunna sebuah masjid jami’ yang selesai tahun 1968. Masjid ukuran60 m2 ini dibangun atas swadaya masyarakat dan merupakan cukal bakal pesantren.Dengan bantuan masyarakat dan pemerintah daerah Tasikmalaya tahun 196...