Posts

Showing posts with the label Ulama

Silsilah Al-Syaikh Al-Imam Nawawi Al-Bantani

Image
Al-Syaikh Al-Imam Nawawi Al-Bantani Silsilah Al-Syaikh Al-Imam Nawawi Al-Bantani:  -  Profil Al-Syaikh Al-Imam Nawawi Al-Bantani Al-Syaikh Nawawi Al-Bantani (Nama asli beliau adalah Abu Abdul Mu'thi) bin Umar bin 'Arobi bin 'Ali bin Jamad bin Janta bin Masbugel bin Maskun bin Masnun bin Maswi bin Sulthon Sunyararas Tajul'arsy bin Sulthon Maulana Hasanuddin Banten bin Maulana Syarif Hidayatullah bin Sulthon Abdullah  bin Ali Nuruddin/ 'Ali Nurul 'Alam bin Maulana Ibrohim Zainal Akbar Assamarqondy Bin Jamaluddin Husain Al-Akbar (Muhammad Jumadil Kubro) bin Al-Imam Al-Sayyid Ahmad Syah Jalal bin Abdullah 'Azhmat Khon  bin Amir Abdul Malik bin Al-Sayyid 'Alawi ('Ammil Faqih) bin Al-Sayyid Muhammad Shohib Mirbath bin Ali Khola' Qosam bin 'Alawi bin Muhammad bin 'Alawi Bin 'Ubaidillah bin Al-Imam Ahmad Al-Muhajir bin Isa Al-Rumy Al-Bashry Bin Muhammad An-Naquib Bin Al-Imam 'Ali Al-'Uraidli bin Ja'far Ash- Shodiq ...

KH. WAHAB HASBULLAH DAN DASAR NASIONALISME KAUM SANTRI

Image
KH. Abdul Wahab  Hasbullah KH. Abdul Wahab Hasbullah adalah seorang ulama yang sangat alim dan tokoh besar dalam NU dan bangsa Indonesia. Beliau dilahirkan di Desa Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada bulan Maret 1888. silsilah KH. Abdul Wahab Hasbullah bertemu dengan silsilah KH. Hasyim Asy’ari pada datuk yang bernama Kiai Shihah. Semenjak kanak-kanak, Abdul Wahab dikenal kawan-kawannya sebagai pemimpin dalam segala permainan. Beliau dididik ayahnya sendiri cara hidup,seorang santri. Diajaknya shalat berjamaah, dan sesekali dibangunkan malam hari untuk shalat tahajjud. Kemudian K.H. Hasbullah membimbingnya untuk menghafalkan Juz Ammah dan membaca Al Quran dengan tartil dan fasih. Lalu beliau dididik mengenal kitab-kitab kuning, dari kitab yang paling kecil dan isinya diperlukan untuk amaliyah sehari-hari. Misalnya Kitab Safinatunnaja, Fathul Qorib, Fathul Mu'in, Fathul Wahab, Muhadzdzab dan Al Majmu'. Abdul Wahab juga belajar Ilmu Tauhid, Tafsir, Ulumul Quran, Had...

KH. Achmad Siddiq Pencetus Kembali ke Khitah Nahdlatul Ulama (1926)

Image
KH. ACHMAD SIDDIQ  (Lahir di Jember, 24 Januari 1926 – wafat  23 Januari 1991) KH. Achmad Siddiq KH. Ahmad Siddiq (Lahir di Jember, 24 Januari 1926 – wafat pada 23 Januari 1991 pada umur 64 tahun). Beliau adalah putra bungsu Kyai Shiddiq dari lbu Nyai H. Zaqiah (Nyai Maryam) binti KH. Yusuf. Kyai Achmad belajar mengajinya mula-mula kepada Abahnya sendiri, Kyai Shiddiq. Kyai Shiddiq sebagaimana uraian-uraian sebelumnya, dalam mendidik terkenal sangat ketat (strength) terutama dalam hal sholat. Beliau wajibkan semua putra-putranya sholat berjama'ah 5 waktu. Selain mengaji pada abahnya, Kyai Achmad juga banyak menimba ilmu dari Kyai Machfudz, banyak kitab kuning yang diajarkan oleh kakaknya.  Sejak kecil beliau mengenyam bangku sekolah di Sekolah Rakyat Islam Jember. Kemudian dilanjutkan di Madrasah Salafiyah Pesantren Tebuireng Jombang hingga akhirnya bisa tamat sampai kelas enam. Saat itu pesantren Tebu Ireng dikenal dengan pesantren yang memiliki p...

K.H. M. Salman Dahlawi: Kiai yang Mampu Meredakan Hujan

Image
KH. M. Salman Dahlawi - Image PP Al Manshur Popongan Klaten Begitu pembacaan Surah Al-Fil genap sebelas kali, hujan pun mulai reda. Bahkan tak lama kemudian berhenti sama sekali. Dan rembulan kembali muncul terang benderang. Ketika gerakan reformasi mulai bergulir, ditandai dengan lengser-nya Presiden Soeharto, pergolakan dan kerusuhan merebak di mana-mana. Dan, ketika situasi semakin memanas, Nahdlatul Ulama merasa perlu mengajak seluruh warga nahdliyin untuk menggelar istigasah, berdoa bersama memohon pertolongan Allah SWT. Ketika itu warga nahdliyin di Klaten, Jawa Tengan, tak mau ketinggalan, menggelar istigasah di Masjid Roudlotush Sholihin. Malam itu ribuan kaum muslimin berkumpul di masjid terbesar di Klaten itu, yang terletak di tengah perkampungan industri cor logam Batur. Ketika istigasah akan dimulai, tiba-tiba turun hujan lebat, sehingga para jemaah kalang kabut. Saat itulah tampil seorang kiai. Melalui pengeras suara ia mengajak seluruh jemaah membaca sur...

Gus Ishomuddin Hadziq: Sang Penerus Estafet KH. Moh. Hasyim Asy’ari

Image
KH. Moh. Hasyim Asy’ari adalah seorang ulama terkemuka yang sukses melahirkan kader-kader ulama andal di seluruh Nusantara. Kedalaman ilmu, keluasan wawasan, dan keikhlasan dalam berjuang mengantarkannya pada posisi pemimpin yang kharismatik dan visioner. Maka, wajar kalau kehebatan dan darah biru Kiai Hasyim menetes kepada anak cucunya. Selain Gus Dur, cucu Kiai Hasyim yang mewarisi tetesan ilmu ‘salaf’ adalah Ishomuddin Hadziq yang akrab dipanggil Gus Ishom. Gus Ishom lahir pada 18 Juli 1965 dari pasangan Hj. Khodijah binti KH. Moh. Hasyim Asy’ari dan Kiai Hadziq. Beliau merupakan putra pertama dari tiga bersaudara tunggal ayah-ibu (Fahmi Amrullah dan Zakki). Beliau dilahirkan di Kediri Jatim. Pada saat kelahirannya, Ibunya Hj. Khodijah mengalami kesulitan. Secepatnya Kiai Hadziq sowan KH. Mahrus Ali meminta minuman dan do’a. Kiai Mahrus Ali langsung datang sendiri saat proses kelahirannya dan berdo’a agar Allah memberikan kemudahan dan kelancaran. Alhamdulillah bayi lahir de...

Faridudin Abu Hamid Muhammad bin Ibrahim (Fariduddin Attar) Sang Cemeti para Sufi

Image
Faridudin Abu Hamid Muhammad bin Ibrahim (Fariduddin Attar) Sang Cemeti para Sufi (Lahir  1119 M - wafat 1220 M) Faridudin Abu Hamid Muhammad bin Ibrahim (Fariduddin Attar) Bukan bercerita tentang Attar si Penebar Wewangian itu. Bukan tentang Attar yang berkelana karena kata-kata seorang fakir akan harta benda ketika ia meracik obat dikedainya. Juga bukan tentang dia yang meninggalkan Nisyapur tempat kelahirannya untuk meneguk setetes ilmu dari orang saleh dari madzhab Kubrawiyyah, Syaikh Ruknuddin Akkah. Bukan pula tentang pengembaraannya melewati panasnya matahari gurun menuju Mekkah melewati Kufah, Damaskus, Turkistan, dan India yang tanpa uang sepeserpun itu. Lagi-lagi bukan tentang Attar Si Jerami, penghempas takdir ketokohan Jalaludin Rumi, Sufi madzab Cinta dari Konya, karya ini akan berkata panjang lebar. Ini tentang sekawanan burung kawan. Ini tentang sahabat Sulaiman, Raja penakhluk Balkis, raja yang memiliki cincin wasiat nan ringan yang menjadikann...